peperangan
sedang berlangsung, Amon bertemu dengan ketiga ketua Mushiki clan dan
menyebut nama Yura, ternyata Yura adalah ayahnya Amon yg dibunuh oleh
Mushiki clan pada saat penyerangan di pulau Liba.
“bagaimana
kau tahu nama ayahku?.”ucap Amon.
“bagaimana
aku tidak kenal dengan orang yg membunuh ayahku.”ucap Kai.
“jadi
ayahku yg membunuh ayahmu yg berada di lukisan di Pulau Lombo.”ucap
Amon
“jadi
kau sudah mampir ke salah satu rumah kami ya.”ucap Ren.
“tempat
itu sudah tidak di pakai setelah ayah kami dibunuh oleh Yura.”ucap
Ken.
“jadi
mereka semua bersaudara.”gumam Saruna.
“lalu
siapa yg akan menjadi lawanku.”ucap Amon.
Akhirnya
mereka pun memutuskan untuk bertarung.
“kalian
pergi lah aku akan mengurus anak ini.”ucap Kai.
“aku
tidak akan memaafkanmu kalau kau kalah.”ucap Ren.
Akhirnya
Amon pun akan bertarung dengan Kai. Kai akan membalaskan dendam
Ayahnya kepada Amon, Amon pun akan membalaskan dendam atas orang
tuanya.
“jadi
kau berpikir ayahmu sudah mati ya.”ucap Kai.
“apa
maksudmu mengatakan seperti itu.”ucap Amon
“sebenarnya
ayahmu itu masih hidup, dia sama denganmu berhasil melarikan diri
dari penyerangan kami, saat kami bertarung dengan penduduk pulau Liba
kami tidak bertemu dengan ayahmu kemungkinan dia masih hidup.”ucap
Kai.
“lalu
dimana ayahku.”ucap Amon.
“aku
tidak tahu bodoh, kalau aku tau aku pasti sudah membunuhnya.”ucap
Kai.
Mereka
pun memulai pertarungannya Amon sangat kesulitan meskipun dibantu
dengan Saruna, mereka berdua sudah menggunakan kekuatan maksimalnya.
Tiba-tiba saat peperangan hampir selesai Kai dan pasukannya mundur
dari perang tanpa sebab mereka langsung pergi. Beberapa anggota kuil
Yokai pun mengejarnya.
“ada
apa ini mereka mundur begitu saja.”ucap Hiro.
“Amon
apakah kau baik-baik saja.”ucap Ryuma.
“apakah
kalian melihat Ace.”ucap Amon
Amon
pun melihat Ace menangis sangat sedih, ternyata Ama meninggal karna
telah melindungi Ace dari serangan Azuma.
…....bersambung........